Rabu, 19 November 2014


    PENGALAMAN SEKOLAH DI SMK MIKAEL    

             Saya senang bisa sekolah di SMK Katolik Mikael Surakarta. Senangnya bagaimana ? ya begini saya disana banyak mendapat pengalaman baru seperti waktu LKTD(Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar) di Tawangmangu, disitu saya pertama kalinya jalan dari bangjo karangpandan menuju ke pasar Tawangmangu melewati jalan Matesih. Disitu saya bersama teman-teman hanya dibolehkan membawa bekal air mineral, kamipun juga tersesat hingga dimakam pak Harto (Giribangun), dari situ untuk menuju jalan yang benar kami tempuh 1 jam. Ketika sampai tujuan yang kami tuju, kami ternyata merupakan kelompok yang terahkir untuk sampai pasar Tawangmangu. Kami sampai penginapan sekitar pukul 11 malam.
 
          Pengalaman kedua yang menyenangkan yaitu saat saya LKTM(Latihan Kepemimpinan Tingkat Madya) ke TK dan SD Kanisius Delanggu. Saya bersama teman-teman sekelompok untuk menuju ke tempat tujuan, kami harus jalan dari SMK Mikael ke SD Kanisius Delanggu. Tetapi karena kecerdasan dari salah satu teman, kamipun mencari truk disebuah gang untuk menuju ke Pakis untung truk itu mau kami omprengi (tumpangi). Kami pun jalan dari Pakis menuju ke SD Kanisius Delanggu, sebelumnya sampai ke SD kami mecari makan disebuah rumah makan yang sangat sederhana dan harganya pun sangat murah. Sesampainya di TK dan SD Kanisius Delanggu kami sangat senang karena sudah disambut oleh guru-guru disana. Mereka menyambut kami dengan hangat, kami semua pun langsung diajak untuk kerumah masing-masing guru. Besuknya kami langsung disuruh untuk mengajar, saya mendapat tugas untuk membimbing adik-adik TK. Disitu saya harus bisa sabar untuk mengajari adik-adik TK karena mereka masih banyak tingkah dan masih sulit untuk diatur. Disana saya juga heran karena ada anak yang potongan rambutnya sangat membuat saya heran, karena gaya rambutnya seperti anak nakal tetapi dia bisa sekolah disitu.
 INI BOCAHNYA DIA yang ada dibelakang
  
INI Foto saya bersama teman-teman dan guru dari SMK Mikael
 
            Saya juga senang saat dikelas, karena temen-temen di SMK Mikael itu sangat kompak dan gayeng(Seru), gayengnya saat dikelas itu bisa menempatkan dimana waktu untuk serius dan waktu untuk bercanda. Kompaknya saat ada teman yang ulang tahun itu pasti kami sekelas mengerjain teman kami yang ultah tersebut, sampai-sampai ada teman kita yang saat ultah kami siram air dan kami turunkan dijalan raya supaya pulang dengan jalan kaki. 

            Kenapa saya memilih sekolah dimikael? Padahal sekolah dimikael itu gag ada ceweknya dan sekolah disana sangat berat ? Saya memilih sekolah DiMikael karena saya ingin berfokus untuk sekolah bukan untuk mencari cewek, kalau beratnya saya juga menyadari tetapi itu untuk masa depan yang baik maka dari itu saya jalani dengan enjoy walaupun masih banyak godaan.

Senin, 17 November 2014

skuad timnas indonesia terbaru

TIMNAS INDONESIA
 

SKUAD TIMNAS INDONESIA 

 
GK
I Made Wirawan 1 Desember 1981 (umur 32) 8 0 Bendera Indonesia Persib Bandung

GK Kurnia Meiga 7 Mei 1990 (umur 24) 6 0 Bendera Indonesia Arema Cronous

GK Dian Agus 3 Agustus 1985 (umur 29) 3 0 Bendera Indonesia Mitra Kukar


DF Muhammad Roby 12 September 1985 (umur 29) 32 1 Bendera Indonesia Putra Samarinda

DF Zulkifli Syukur 3 Mei 1984 (umur 30) 23 0 Bendera Indonesia Mitra Kukar

DF Achmad Jufriyanto 7 Februari 1987 (umur 27) 9 1 Bendera Indonesia Persib Bandung

DF Fachrudin Aryanto 19 Februari 1989 (umur 25) 9 0 Bendera Indonesia Persepam Madura United

DF Victor Igbonefo 10 Oktober 1985 (umur 29) 7 0 Bendera Indonesia Arema Cronous


MF Firman Utina 15 Desember 1981 (umur 32) 60 5 Bendera Indonesia Persib Bandung

MF Muhammad Ridwan 8 Juli 1980 (umur 34) 36 4 Bendera Indonesia Persib Bandung

MF Ahmad Bustomi 13 Juli 1985 (umur 29) 27 0 Bendera Indonesia Arema Cronous

MF Hariono 2 Oktober 1985 (umur 29) 18 1 Bendera Indonesia Persib Bandung

MF Raphael Maitimo 17 Maret 1984 (umur 30) 16 3 Bendera Indonesia Mitra Kukar

MF Zulham Zamrun 19 Februari 1988 (umur 26) 11 2 Bendera Indonesia Mitra Kukar

MF Imanuel Wanggai 23 Februari 1988 (umur 26) 5 0 Bendera Indonesia Persipura Jayapura

MF Manahati Lestusen 17 Desember 1993 (umur 20) 2 0 Bendera Indonesia Persebaya Surabaya

MF Rizky Ripora 22 November 1989 (umur 24) 2 0 Bendera Indonesia Barito Putera

MF Bayu Gatra 12 November 1991 (umur 23) 1 0 Bendera Indonesia Putra Samarinda

MF Ramdhani Lestaluhu 5 November 1991 (umur 23) 0 0 Bendera Indonesia Persija Jakarta

MF Evan Dimas 13 Maret 1995 (umur 19) 0 0 Bendera Indonesia Persebaya Surabaya


FW Boaz Solossa 16 Maret 1986 (umur 28) 30 8 Bendera Indonesia Persipura Jayapura

FW Cristian Gonzáles 30 Agustus 1976 (umur 38) 23 11 Bendera Indonesia Arema Cronous

FW Samsul Arif 14 Januari 1985 (umur 29) 14 1 Bendera Indonesia Arema Cronous

FW Sergio van Dijk 6 Agustus 1982 (umur 32) 2 0 Bendera Thailand Suphanburi

Kamis, 30 Oktober 2014

Teknik dasar bulu tangkis

Teknik Dasar Bulu Tangkis

     Sebelum tahu teknik dasar Bulu Tangkis maka kita sebaiknya mengetahui apa itu bulu tangkis atau badminton. Bulu tangkis atau badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan. Setelah itu maka kita sebaiknya mengetahui lapangan badminton 

 Berkas:Bulutangkis ukuran.jpgLapangan bulu tangkis berbentuk persegi panjang dan mempunyai ukuran seperti terlihat pada gambar. Garis-garis yang ada mempunyai ketebalan 40 mm dan harus berwarna kontras terhadap warna lapangan. Warna yang disarankan untuk garis adalah putih atau kuning. Permukaan lapangan disarankan terbuat dari kayu atau bahan sintetis yg lunak. Permukaan lapangan yang terbuat dari beton atau bahan sintetik yang keras sangat tidak dianjurkan karena dapat mengakibatkan cedera pada pemain. Jaring setinggi 1,55 m berada tepat di tengah lapangan. Jaring harus berwarna gelap kecuali bibir jaring yang mempunyai ketebalan 75 mm harus berwarna putih.

TEKNIK DASAR BULU TANGKIS
Jika ingin menjadi pemain bulu tangkis yang berprestasi maka harus menguasai teknik dasar permainan bulu tangkis. Berikut teknik-teknik dasar dalam bulu tangkis.

1. Teknik Memegang Raket (Grips)
Teknik memegang raket dalam bulu tangkis dapat dibedakan menjadi empat macam.

a. American Grip









Cara melakukan sebagai berikut.
  1. Tangan memegang raket di bagian ujung tangkai (handle) seperti memegang pukul kasur.
  2. Ibu jari dan jari telunjuk menempel pada tangkai.
Keuntungannya sebagai berikut.
  1. Jenis pegangan American grip sangat efektif untuk melakukan pukulan smes bola di depan net.
  2. Mudah untuk memukul bola-bola atas.
  3. Pegangan American grip bagi pemukulan mudah mengarahkan bola, baik ke kanan maupun ke kiri. Kelemahannya adalah pegangan American grip kurang efektif untuk melakukan pukulan backhand dan untuk bermain net yang bolanya berada di samping kanan dan kiri.
b. Forehand Grip
Cara melakukan sebagai berikut.
  1. Raket dipegang dalam posisi miring.
  2. Ibu jari dan jari telunjuk menempel pada tangkai raket yang sempit.
  3. Pada waktu memegang raket tidak boleh diubah-ubah.
Keuntungannya sebagai berikut.
  1. Pegangan ini lebih mudah untuk melakukan pukulan bola di sebelah kanan dari tubuh sehingga bola akan mudah dipukul dengan pukulan forehand.
  2. Untuk melakukan pukulan forehand tidak perlu memutar pegangan raket.
Kelemahannya sebagai berikut.
  1. Untuk melakukan pukulan backhand memerlukan kekuatan pergelangan tangan dan kekuatan sendi bahu.
  2. Mengalami kesulitan dalam mengembalikan bola yang ada di depan net.
c. Backhand Grip
Cara melakukan sebagai berikut.
  1. Raket dipegang dalam posisi miring.
  2. Pada waktu memegang raket ibu jari berada di bagian belakang tangkai raket, sedangkan jari-jari tangan diletakkan di bagian depan.
Keuntungannya sebagai berikut.
  1. Memukul shuttlecock dengan pegangan ini dapat menghasilkan arah bola yang sulit diduga.
  2. Bola yang dipukul dapat berjalan cepat dan keras.
Kelemahannya sebagai berikut.
  1. Dengan pegangan ini pemain akan mengalami kesulitan jika mengembali bola keras yang arahnya ke samping kanan badan.
  2. Pukulan bola keras dari lawan yang arahnya ke tubuh juga sulit untuk dikembalikan.
d. Combination Grip
Cara melakukan sebagai berikut.
  1. Raket yang dipegang dalam posisi miring.
  2. Jari telunjuk diletakkan di bagian depan menghadap ke ujung raket, ibu jari memangkul di tangkai raket di sisi belakang dan jari-jari yang lain ditekuk di bawah tangkai raket.
Keuntungan sebagai berikut.
  1. Pegangan combination grip mudah mengubah tangkai raket menyesuaikan arah datangnya bola.
  2. Pegangan ini campuran antara jenis pegangan forehand grip dan backhand grip. 
Kelemahannya adalah pegangan combination grip sulit dicermati. Sebab pegangan raket combination grip mudah untuk melakukan pukulan bola yang datangnya ke arah tubuhnya karena pegangan ini ibu jari mudah digeser.

2. Jenis-Jenis Pukulan
Pukulan dalam permainan bulu tangkis, antara lain sebagai berikut.

a. Servis
Pukulan servis, yaitu pukulan sajian bola pertama yang dilakukan pada awal permainan. Servis merupakan pukulan untuk memperoleh nilai. Jika akan melakukan servis maka harus memahami tipe permainan lawan. Kalau lawan mempunyai tipe permainan keras, sebaiknya tidak melakukan servis tinggi. Seorang pemain bulu tangkis harus menguasai berbagai jenis pukulan servis. Adapun jenis-jenis pukulan servis itu adalah sebagai berikut.

1) Servis Pendek (Short Service)
Servis pendek (short service) dapat dilakukan secara forehand ataupun backhand. Pukulan servis pendek diusahakan bola serendah mungkin dengan ketinggian net sehingga lawan akan mengalami kesulitan dalam mengembalikan bola.

Cara melakukan servis pendek forehand sebagai berikut.
  1. Sikap awal berdiri dengan sikap kaki kuda-kuda.
  2. Salah satu tangan memegang raket yang diletakkan di samping badan dan tangan yang lain melambungkan bola.
  3. Setelah bola dilambungkan, bola dipukul secara pelan-pelan dengan menggunakan pergelangan tangan diikuti berat badan digeser ke depan.
Cara melakukan servis pendek secara backhand sebagai berikut.
  1. Sikap awal berdiri badan condong ke depan dengan sikap kaki kuda-kuda.
  2. Salah satu tangan memegang raket yang diletakkan di depan badan di bawah pusat dan tangan yang lain memegang bola.
  3. Bola dilambungkan kemudian bola didorong dengan raket secara pelan-pelan diusahakan bola dekat dengan ketinggian net.
2) Servis Tinggi (Lob Service)
Servis ini dilakukan dengan pukulan yang keras dan bola diusahakan berjalan melambung tinggi kemudian bola sampai di garis bagian belakang. Servis tinggi juga dapat dilakukan secara forehand dan backhand. Cara melakukan servis tinggi dengan pukulan forehand adalah sebagai berikut.
  1. Sikap awal berdiri kaki kuda-kuda, salah satu tangan diletakkan di samping badan bagian belakang bawah dan tangan yang lain memegang bola.
  2. Bola dipukul melambung sekuat tenaga dengan ayunan raket dari belakang ke arah depan atas dan diusahakan melambung tinggi ke arah garis belakang.
Cara melakukan servis tinggi dengan pukulan backhand adalah sebagai berikut.
  1. Sikap awal berdiri dengan posisi kaki kuda-kuda dan badan condong ke depan.
  2. Salah satu tangan memegang raket yang diletakkan di depan tubuh di bawah pusat dan tangan yang lain memegang bola.
  3. Bola dilambungkan kemudian dipukul dengan raket ke arah depan secara keras. Usahakan bola berjalan melambung ke arah lapangan bagian belakang.
b. Pukulan Lob
Pukulan lob dapat dilakukan dari atas kepala ataupun dari bawah. Menurut caranya, pukulan lob dapat dilakukan dengan forehand dan backhand.
1). Pukulan lob forehand overhead cara melakukan sebagai berikut.
  1. Sikap awal berdiri tangan yang memegang raket diletakkan di atas kepala bagian belakang.
  2. Arah datangnya bola dari atas dipukul dengan ayunan tangan dari belakang atas dipukulkan ke arah bola.
2) Pukulan lob backhand overhead cara melakukan sebagai berikut.
  1. Sikap awal berdiri kaki selebar bahu dengan tubuh sedikit miring.
  2. Raket dipegang diletakkan di sebelah kiri dari tubuh di bagian atas kepala.
  3. Bola dipukul dengan cara raket diayun ke depan atas sehingga bola melambung ke arah lapangan bagian belakang lawan.
3) Pukulan lob forehand underhand cara melakukan sebagai berikut.
  1. Sikap awal berdiri kangkang selebar bahu dengan tangan kanan memegang raket.
  2. Bola yang datang dari arah lawan setelah turun dipukul dengan ayunan raket dari bawah ke depan atas. Usahakan bola melambung ke arah garis belakang daerah lapangan lawan.
4) Pukulan lob backhand underhand cara melakukan sebagai berikut.
  1. Sikap awal berdiri kangkang tangan kanan memegang raket.
  2. Bola yang datang ke arah bagian kiri tubuh dipukul dengan ayunan raket dari bawah ke depan atas, bola diusahakan melambung ke arah lapangan lawan bagian belakang.
c. Pukulan Drive
Pukulan drive, yaitu jalannya bola mendatar cepat sehingga lawan akan kesulitan mengembalikan bola. Pukulan drive biasanya diarahkan ke arah samping kanan atau samping kiri lawan dan pukulan ini lebih banyak digunakan pada permainan ganda. Pukulan drive juga dapat dilakukan dengan forehand ataupun backhand. 

Pukulan drive forehand cara melakukan sebagai berikut.
  1. Sikap awal berdiri kangkang menghadap ke arah samping kanan.
  2. Pukulan bola datar dengan ayunan tangan dari belakang ke arah depan.
Pukulan drive backhand cara melakukan sebagai berikut.
  1. Sikap awal berdiri kangkang selebar bahu pandangan mata ke arah samping kanan dengan tubuh sedikit miring ke kanan.
  2. Bola yang datang ke arah kanan dari tubuh dipukul dengan ayunan raket dari belakang ke arah depan, diusahakan bola jalannya datar.
d. Pukulan Smes
Pukulan smes, yaitu pukulan yang keras dan bola jatuh di daerah lapangan lawan. Cara melakukan sebagai berikut.
  1. Sikap awal berdiri kangkang selebar bahu tangan kanan memegang raket yang diletakkan di atas kepala bagian belakang.
  2. Bola yang melambung dari lawan dipukul secepatnya dengan mengayunkan raket dari atas ke depan bagian bawah.
e. Pukulan Dropshot
Pukulan dropshot, yaitu usaha memukul bola yang diarahkan ke area lapangan lawan dekat dengan net. Pukulan dropshot dapat dilakukan dari atas kepala ataupun dari bawah.
Cara melakukan sebagai berikut.

  1. Sikap awal berdiri kangkang selebar bahu, tangan kanan memegang raket yang diletakkan di atas kepala.
  2. Bola dari lawan dalam ketinggian puncak dipukul dengan raket. Usahakan bola masuk ke lapangan lawan dekat dengan net.